Mahasiswa Gelar Aksi Simpatik Tolak Politisi Busuk

Pekanbaru – Ditangkapnya tujuh anggota DPRD Riau oleh KPK terkait dugaan penyuapan dana penyelenggaraan PON XVIII pada awal April lalu, kalangan mahasiswa Riau yang berasal dari Liga Mahasiswa Nasdem Riau (LMN Riau), melakukan aksi simpatik penolakan politisi busuk ditugu Zapin depan kantor gubernuur Riau, Selasa 10 April 2012.

Politisi busuk adalah politisi yang korup, politisi yang hanya memikirkan keuntungan pribadi dan kelompoknya, bekerja dan berfikir hanya untuk bagaimana menghabiskan uang negara untuk keuntungan pribadi dan kelompoknya, APBN dan APBD dirancang sedemikian rupa agar dapat dikorup, peraturan dibuat hanya atas dasar meloloskan kepentingan mereka, tidak sedetikpun terlintas difikiran mereka untuk memperjuangkan kesejahrteraan rakyat.

Dalam aksinya Mahasiswa Nasdem membentangkan spanduk besar, membagikan selebaran dan menempelkan stiker kesetiap kendaraan dengan tajuk “TOLAK POLITISI BUSUK”

“Dari hari ke hari, dari waktu ke waktu, kita terus dan masih dihadapkan pada kenyataan politik yang penuh dengan muslihat dan praktik-praktik yang membodohkan. Politik transaksional, politik sandera, politisi instan, dinasti politik, yang bermuara pada korupsi dan sejenisnya menjadi hiasan media dimana-mana, ungkap Dedi Harianto Lubis, Ketua Liga Mahasiswa Nasdem Riau.  berita selengkapnya —–>>baca disini

Iklan

MAHASISWA NASDEM RIAU “CINTA RUMAH IBADAH”

Mahasiswa yang tergabung dalam Komite Wilayah Liga Mahasiswa Nasdem Riau di Pekanbaru, menggelar aksi bakti sosial yakni menyelenggarakan pengecatan rumah ibadah dan pengecatan ini untuk yang pertama kalinya dilaksanakan di Mushalla Darul Amal Kelurahan Limbungan kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Mahasiswa Nasdem terhadap fasilitas Ibadah yang sehari-hari menjadi tempat kegiatan umat” ungkap Ketua Liga Mahasiswa Nasdem Riau, Dedi Harianto Lubis, Minggu (25/3/12).

Ia menyebutkan, pengecatan rumah ibadah ini menjadi program mingguan yang akan dilaksanakan secara berkesinambungan.

Pelaksanaan pengecatan Mushalla ini mendapat sambutan antuasias dari warga setempat, Liga Mahasiswa Nasdem menyediakan seluruh kebutuhan pengecatan mulai dari bahan cat, kuas dan perlengkapan lainnya, namun pelaksanaan pengecatan dilakukan mahasiswa bersama dengan warga.

”Program ini sangat tepat sasaran, dan dimanfaatkan oleh orang banyak” ujar Ketua RW 02 Kelurahan Limbungan Baru, Rahmad Supriadi, dengan penuh semangat.  selengkapnya ———>> klik disini

Apa Itu Liga Mahasiswa NasDem?

Apa itu Liga Mahasiswa Nasdem? mau diapakan mahasiswa? intrik politik apa lagi ini? itulah deretan pertanyaan dan kecurigaan yang kerap singgah di benak saya dan kita semua.

Bermula dari dideklarasikannya Ormas Nasional Demokrat (Ormas Nasdem) oleh beberapa tokoh nasional diantaranya Surya Paloh, Sri Sultan HB dan lainnya yang bermuara pada terbentuknya Partai Nasional Demokrat yang dikenal dengan sebutan Partai NasDem. Keberadaan Partai Nasdem dengan slogan perubahan mendapat tempat yang luas dihati masyarakat, masyarakat menemukan harapan baru untuk perubahan yang lebih baik ditengah rasa geram dengan kondisi bernegara saat ini.

Dalam kerangka pengembangan partai yang lebih luas, Partai Nasdem membentuk beberapa organisasi sayap yang yang salah satunya adalah Liga Mahasiswa NasDem, adanya kata-kata “mahasiswa” tentu ini mengejutkan banyak pihak serta menimbulkan banyak pertanyaan dan kecurigaan, namun disinilah “value” dari kata mahasiswa nasdem, dengan sendirinya akan muncul hasrat keingintahuan dan mencari informasi lebih banyak sebagaimana yang pernah saya rasakan dan mungkin termasuk anda sendiri yang sedang membaca ini.

Berikut jawaban dari “Apa itu Liga Mahasiswa NasDem?” yang saya di copy paste dari web Liga Mahasiswa NasDem Riau

Raison D’etre Liga Mahasiswa NasDem

Restorasi Indonesia adalah perubahan mindset masyarakat dari kepura-puraan menjadi keterusterangan (Surya Paloh)

Kalimat di atas menjadi gugatan epistemologis di masa sekarang. Dimana politik penuh sesak dengan citra yang menjungkirbalikan akal sehat dan fakta yang sebenarnya. Bagi Liga Mahasiswa NasDem, kalimat di atas adalah azimat, pertanda bahwa kinilah saatnya organisasi gerakan mahasiswa menegaskan jati dirinya sebagai bagian dari gerakan perubahan yang mendedikasikan jiwa dan raganya dengan kekuatan politik.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: