Arty Ardhila: Pembawa Bendera Pusaka

Siswi SMAN 1 Bengkalis berwajah cantik dan berlogat melayu, tiba-tiba jadi sorotan setiap pasang mata yang memandang, mana kala membawa Bendera Pusaka sang saka merah Putih dalam Upacara kemerdekaan ke-65 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Selasa (17/8 2010). Siapakah gadis yang beruntung bisa membawa baki tersebut, dialah Arty Ardhila.

Diberi tanggung jawab yang cukup besar membawa bendera Pusaka yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo bambang Yudhoyono dan disorot kamera dan disaksikan jutaan pasang mata baik melalui siaran televisi maupun melihat langsung di saat detik-detik proklamasi membuat Arty berupaya sekuat tenaga untuk bisa menjalankan tugasnya sebagai pembawa baki.

“Yang pasti pasti deg-degan sekali, namanya ini first times dalam hidup saya. Dan ini kesempatan yang langka dalam hidup saya, bagi saya ini kesempatan yang sangat berharga berharga sekali,” tukasnya.

Sejak awal Arty biasa akrab disapa tidak menyangka dia akan diberi tugas yang begitu berat, namun sejak awal jiwanya sudha tertanam rasa displin dan ingin memberikan yang terbaik buat nama baik sekolahnya, nama propinsi serta keluarganya berbagai latihan keras tetap dijalaninya dengan sungguh-sungguh dan penuh kedisiplinan.

“Saya sangat bersyukur sekali bisa ditunjuk sebagai pembawa baki ya, sekali lagi saya bangga. Ini sangat bersejarah bagi hidup saya. saya gak menyangka, di pikiran saya selama ini saya hanya berlatih dan berlatih keras dan disiplin. Awalnya ditunjuk satu-satu untuk membawa baki, memasuki minggu ke dua saya dilatih terus-menerus dan tidak menyangka bakal membawa baki,” tukasnya dengan mata berkaca-kaca.

Keberhasilannya dalam membawa baki di upacara detik-detik proklamasi berkat dukungan dan doa orang tuanya. kendati ibu kandungnya diundang namun tidak bisa hadir saat Arty sukses membawa bendera.

“Alhamdulillah orang tua sudah hadir dua hari lalu, tapi orang tua belum tahu kalau saya bawa baki, cuman saya bilang Umi, doain Arty semoga sukses dalam menjalan tuga terutama membawa bendera itu saja,”: ujarnya sambil matanya berkaca-kaca.

Arty sendiri tidak menyangka kalau dirinya bakal terpilih menjadi paskibraka tingkat nasional. Sebab sejak awal ia harus mengikuti seleksi sangat ketat, baik ditingkat sekolah, tingkat kabupaten hingga tingkat Provinsi. semua ia jalani selama satu bulan penuh dan hasilnya bisa dirasakan Arty saat ini.

“Saya sih berharap saat pengibaran kan tadi sudah selesai dengan baik, mudah-mudahan dalam penurunan nanti juga berjalan lancar dan sempurna. sebab kami selama tiga minggu dilatih dan digembleng dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi, mudah-mudahan berlancar lancar paskibraka 2010 ini,” harapnya.

Selama mengikuti seleksi tingkat kabupaten, porivinsi, Arty bercerita kalau materi yang diujikan lebih banyak menyangkut pengetahun  umum, bahasa Inggris, juga tentang sejarah bendera merah putih. Bahkan selama karantina hampir sebulan di Cibubur dan memasuki bulan ramdhan, Arty dan kawan-kawan yang beragama Islam tetap menjalan ibadah puasa, kendati siang atau esoknya ia harus berlatih keras soal baris-berbaris disiang bolong.

“Semua anggota paskibaraka yang beragama Muslim alhamdulillah berpuasa semua. Saya sendiri berpuasa selama latihan. Sebab puasa sudah menjadi kewajiban kita.  Jadi saya tidak merasa berat kendati latihan pada bulan puasa,” terangnya.

Satu cita-cita Arty ke depan yakni ingin mengharumkan nama baik bangsa dna negara Indonesia di mata dunia.

“Yang pasti cita-cita saya ingin membanggakan bangsa Indonesia. Apapun cita-cita saya ingin mengharumkan nama Indonesia,” terangnya.(tribunnews)

About these ads

9 Tanggapan

  1. ^_^

  2. Generasi emas selalu hadir setiap tahun

    salam

  3. Boros muka kayanya ya, masih SMA padahal. :D

  4. salam kenal..

  5. bawa baki ? nenek saya juga pembawa baki jualan kue

  6. thanks buat rthy udah mlaksanakan tugas buat negara…

  7. duh….. lngsung jatuh cinta gw….

  8. bawa baki apa an tuh
    teman saya banyak yang bawa baki gorengan^-^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: